HMS Indonesia, Tokoh

Ketum HMS, Giyanto : Kami Mendukung Setiap Langkah Politik Putra – Putri Pak Harto

 

SOEHARTONESIA.ID

Hasta Mahardika Soehartonesia (HMS) adalah salah satu dari sekian banyak ormas pencinta Presiden Republik Indonesia ke 2, HM. Seoharto. Ormas yang diketuai
Giyanto Hadi Prayitno ini beranggotakan unsur-unsur masyarakat madani Indonesia lintas agama, suku, dan profesi, yang bersepakat membentuk organisasi berdasarkan satu kesamaan, yakni ; kecintaan kepada almarhum HM.Soeharto, Presiden RI ke 2.

“Kita ketahui, pak Harto adalah figur panutan yang lelampan hidupnya dipenuhi falsafah kehidupan yang penting untuk di-teladani. Selain itu beliau adalah figur pemimpin yang berkarakter tegas, menggagas, dan terbukti mampu melaksanakan pembangunan dengan terencana serta serius mengurus masalah pangan dan pertanian sehingga membawa Indonesia pada ke-setaraan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Giyanto Saat ditemui pada acara Penambahan Pengurus oleh kader-kader potensial guna menjalankan roda organisasi yang saat ini sudah berjumlah 30 DPD Provinsi dari 34 Propinsi yang ada di Indonesia (Kamis 30/5/2019).

Acara yang digelar sekaligus buka puasa bersama itu juga merupakan rangkaian dari pembentukan susunan pengurus yang akan menjalankan tugas-tugas yang akan diterapkan HMS. Menurut Giyanto, HMS telah memiliki kader tersebar di seluruh Indonesia, sehingga penting untuk menyusun program kerja yang sekaligus sebagai media konsolidasi kader di daerah.

“Kita bentuk susunan pengurus HMS sebagai upaya kelanjutan kepengurusan secara permanen. Agar di masa mendatang, HMS sebagai komunitas akan terus meneruskan program-programnya secara rutin,” kata Giyanto saat menggelar berbuka puasa di rumah makan Ragunan , Jakarta .

Giyanto Hadi Prayitno yang Akrab disapa GHP Itu juga mengatakan, pihaknya membentuk panitia ziarah ke Makam Astana Giri Bangun (Makam HM.Soeharto) di Kecamatan Matesi, Karang Anyar, Solo, Jawa Tengah. Kegiatan itu dijadikan kegiatan wajib bagi anggota HMS yang baru bergabung.

Disinggung mengenai berbagai isu miring yang menyebutkan bahwa kegiatan demontrasi yang terjadi baru-baru ini dibiayai oleh pihak keluarga Cendana (putra putri HM. Soeharto) Giyanto mengatakan : “berita hoax semacam itu tidak perlu ditanggapi, saya tahu persis bahwa hal itu tidak benar,” ujarnya.

“Putra-putri pak Harto memang saat ini kembali terjun dikancah perpolitikan tanah air, melalui kendaraan politik Partai Berkarya, dan kami, HMS, mendukung penuh setiap langkah politik yang diambil putra-putri pak Harto, ujar Giyanto.

Ia juga menjelaskan ; “dalam dunia politik isu miring merupakan suatu hal yang lumrah, namun masyarakat sudah bisa menilai bahwa tidak ada bukti konkrit yang mendukung kebenaran isu tersebut, jadi tidak perlu diperdulikan,” tutup nya. 

Giyanto HP-Soehartois-Ketum HMS
Giyanto HP-Soehartois-Ketum HMS
Berkarya, Sosial, Tokoh

HMS Indonesia : Investasi Ekonomi Akhirat

soehartonesia.id

Indahnya alam Indonesia merupakan anugerah tak terhigga dari sang Maha Pencipta, sumber daya alam, kesuburan zambrut khatulistiwa tertuang dalam bait syair lagu para musisi dan cerita-cerita orang tua.

Partai Berkarya yang dipunggawai oleh putra mantan Presiden RI ke 2 HM.Soeharto yaitu Bapak H. Hutomo Mandala Putra SH atau yang lebih kita kenal dengan Tommy Soeharto bertekad mengembalikan kejayaan negeri zambrut khatulistiwa ini dengan,memaksimalisasikan kekuatan infrastruktur dalam sektor pertanian, dan peternakan untuk meningkatkan ekonomi mikro yang langsung bersentuhan dengan masyarakat akar rumput.

Sebagaimana dipaparkan oleh mas Tommy Soeharto dalam posisinya sebagai ketua umum Partai Berkarya saat melaksanakan panen raya di Kabupaten Cianjur Jawa Barat (senen,25/3/19) yang ikut dihadiri oleh beberapa fungsionaris partai, para caleg partai dapil jabar dan beberapa pimpinan teras ormas dan orsyap loyalis HM.Soeharto seperti Laskar Berkarya, dan HMS Indonesia serta beberapa ormas lainnya.

Dalam pidatonya Tommy Soeharto menyampaikan akan bertekad melanjutkan perjuangan almarhum ayahanda nya dalam mengangkat taraf hidup para petani sesuai kearifan lokal bangsa Indonesia sebagai negara agraris yang subur dan memiliki garis pantai terpanjang didunia, ini sudah menjadi kehendak Yang Maha Kuasa bahwa Indonesia diberikan kelebihan dan keistimewaan wilayah melalui kesuburan tanahnya, sumber daya mineral baik tambang dan sebagainya sehingga bercocok tanam merupakan sebuah kearifan lokal bangsa Indonesia, Tommy bertekad melalui partai dan sayap organisasi serta ormas-ormas loyalisnya akan mengembangkan kembali pertanian dan mengangkat taraf hidup para petani yang menjadi mayoritas anak bangsa, beberapa program sedang digodok dalam tahap finalisasi dengan menyadur konsep HM.Soeharto dan sentuhan modernisasi sesuai perkembangan zaman saat ini.

Menyambut niat baik dan program yang disampaikan Tommy Soeharto, sejalan dengan itu HMS Indonesia melalui rapat terbatas Dewan Pimpinan Pusatnya (Rabu,26/3/19) telah memprogramkan proyek pembudiyaan peternakan dan pertanian yang dikombinasikan dengan pendekatan program pendidikan kemasyarakatan berbasis agama, dimana HMS Indonesia akan membangun pesantren gratis yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu dan yatim piatu sesuai yang diamanahkan dalam UUD’45 bahwa “yatim piatu dan anak terlantar dipelihara oleh negara”, demikian yang disampaikan ketua umum Giyanto HP melalui wakil ketua umum HMS Indonesia H. Arie Pujianto SH MH, program kerja dan niat luhur ini akan dituangkan dalam proposal proyek “Investasi Ekonomi Akhirat” dimana dengan program ini diharapkan lahir para pemimpin tokoh ulama masa depan yang memiliki prinsip-prinsip nasionalis, loyal dan mandiri.
HMS Indonesia juga konsen terhadap perlindungan spesies hewan langka asli Indonesia seperti perkutut dan ikan arwana, dimana spesies ini justru sudah ditangkarkan dinegara-negara tetangga seperti Malaysia dan Tiongkok yang mana hasil penangkarannya di “klaim” sebagai spesies negara mereka padahal itu spesies asli Indonesia.

Pilot proyek program akan diawali diseputar wilayah provinsi Jawa Barat, sudah ada beberapa titik lahan yang menjadi pertimbangan hasil sumbangan para pengacara dan pengusaha muda Indonesia kata waketum Arie Pujianto.
Semoga hal ini dapat terealisasi dengan segera. _(Brigade HMS)_

Apresiasi, Tokoh

Senyum yang Menyiratkan Ketenangan Jiwa

soehartonesia.id

Menilik era pemerintahan orde baru kita teringat dan tak lepas dari sosok figur tokoh negarawan kita Bapak HM.Soeharto, seorang tokoh yang murah senyum dan dekat dengan rakyatnya.

Sosok seorang bapak yang hangat dengan keluarga, dan sangat menghormati orang tuanya, pemimpin negara dengan kharisma yang begitu besar tidak hanya ditakuti lawan tapi juga dihargai, negarawan yang sangat memahami tutur pituah dan filosofi serta adat budaya bangsanya, tidaklah heran apabila beliau dijuluki _”Smilling General”_ karena keteduhan wajahnya yang selalu menampilkan senyuman khasnya disetiap kesempatan.

Karakter tersebut terbentuk dari banyak petuah dan filosofi adat budaya ketimuran (jawa) yang didapat dari bimbingan orang tuanya semenjak kecil dan menjadi pegangan teguhnya selama hidup, beberapa filosofi jawa bahkan sering kali beliau ucapkan sehingga menjadi trend dilingkungan anak buah dan pejabat pemerintahannya seperti pribahasa _”Ojo gumunan, ojo getunan, ojo kagetan, ojo aleman”_ atau _”Mikul dhuwur mendem jero”_ dsb.

Keyakinan beliau dengan memaknai arti pribahasa dan filosofi budaya asli bangsa Indonesia itu yang membentuk kepribadian dan sikap pak Harto dalam memimpin negara, sebuah perpaduan kepribadian antara kualitas intelektual dan kultur.
Sebuah kepribadian yang penuh ketenangan, kebijaksanaan, dan kharisma, sungguh kita diajarkan dan diperlihatkan sebuah Ilmu Ketenangan Jiwa Tingkat Tinggi seorang Tokoh Bangsa yang memiliki jiwa Nasionalis.