Opini, Politik, Tokoh

Raslinna Rasidin : Survei Internal Partai Berkarya Menunjukan Trend Positif

SOEHARTONESIA.ID

Banyak kalangan Artis yang pada pemilu 2019 ini terjun berlaga untuk

memperebutkan kursi parlemen, Salah satunya Raslinna Rasidin. Artis yang juga satu-satunya duta kemanusiaan Indonesia yang pernah diundang untuk berbicara di depan forum PBB di AS terkait kasus-kasus Human Trafikking itu maju sebagai kandidat Calon Legeslatif (DPR-RI) melalui partai Berkarya, partai besutan Hutomo Mandala Putra atau yang akrab disapa Tommy Soeharto, putra mantan presiden RI Ke – 2 .

Jamak kita ketahui bahwa Faktor popularitas dan finansial dikatakan dapat mendongkak elektoral partai agar selamat dari penerapan ambang batas parlemen pada pemilu 2019 ini, sehingga kemudian banyak partai politik menggunakan Calon Anggota Legislatif (Caleg) artis sebagai kader mereka untuk mendongkrak suara partai demi lolos Parliamentary Threshold (PT) 4%.

“Parpol merekrut artis untuk mendongkrak elektabilitas partai politik, itu sah saja, dalam undang-undang telah jelas bahwa setiap warga negara berhak memilih dan untuk dipilih, termasuk untuk profesi artis,” ia, Raslinna, menambahkan ; selain itu di kalangan artis banyak sekali yang punya kapasitas bagus, kredibel, dan berintegritas.”

“Namun tentunya tidak hanya dengan mengandalkan populeritas itu saja, dalam politik tentunya ada kerja-kerja yang berbeda dengan profesi artis, perlu kerja-kerja politik basis elektoral serta kerja-kerja politik yang menghasilkan elektabilitas, seperti terjun langsung dalam kegiatan-kegiatan sosial.

“Contohnya Kami, di Partai Berkarya, kami lebih mengedepankan kerja dan karya, kebetulan saya juga termasuk penggiat UMKM yang sudah berkecimpung lebih dari 10 tahun sebagai konsultan berbagai instansi pemerintah terkait UMKM dan itu sejalan dengan konsep ekonomi kerakyatan yang diusung partai,” ujar Raslina menambahkan.

Disinggung mengenai Partai Berkarya yang diprediksi oleh beberapa lembaga survei tidak lolos ambang batas parlemen PT4 persen, Raslina mengatakan yang menentukan lolos tidaknya partai bukan lembaga survei, tetapi pemilih.”

Ia menambahkan, partai, kader dan para Caleg partai Berkarya telah menunjukkan hal positip dengan berbagai kegiatan-kegiatan terjun ke masyarakat, dan masyarakat tentunya menilai positip.”

“Selain itu, tentunya kami juga memiliki hasil survei internal sebagai acuan, dan sejauh ini, jelang 17 April, hasil survei internal kami, baik itu survei berbasis analisa digital maupun survei yang dilakukan langsung di lapangan khususnya untuk partai Berkarya, semakin menunjukan hasil yang positip,” tutup Raslinna. (Red)

Apresiasi, Opini, Tokoh, Ulasan

Maka, Bersiaplah

SOEHARTONESIA.ID

Oleh : Hutomo Mandala Putra
Ketua Umum Partai Berkarya

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, dengan rakyat yang siap berjuang di garda-garda terdepan, dan hal itu bukan cerita dongeng belaka.

Tercatat dengan tinta emas sejarah, bangsa kita pernah mebuktikan dengan merebut kemerdekaannya serta mengisi kemerdekaan itu dengan pembangunan yang berdaulat dan berkeadilan.

Bangsa kita pernah sampai pada masa gemilang, dari sebuah bangsa yang mengalami kesulitan pangan, kita dapat membalik keadaan hingga pada satu masa petani kita mampu menyumbang 100 ribu ton beras untuk menyelamatkan satu belahan dunia yang terancam kelaparan.

Dan, kini kita hanya bisa mengenangnya, tanpa mampu mengulanginya.

Sejatinya tidak ada yang berubah. Bangsa ini masih bangsa yang sama. Bangsa yang senantiasa menjunjung tinggi ke-Indonesiaannya. Bangsa yang telah bersepakat menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah kehidupan berbagsanya.

Kita hanya kehilangan figur. Kita kehilangan panutan. Kita kehilangan figur pemimpin, pemimpin yang membuat semua terpanggil untuk turun tangan, Berkarya bersama meraih cita-cita.

Kita kehilangan pemimpin yang kata-kata dan perbuatannya menjadi pesan yang solid.
Kita kehilangan figur pemimpin yang sikap, perbuatan, dan perilakunya lebih mendahului ucapannya.

Karena seberapa agung dan besarnya sebuah bangsa, Keteladanan itu akan selalu dibutuhkan. Karena, konsep pemahaman manusia membutuhkan penyampaian kebenaran yang baik ; bahwa kebenaran yang akan menghantarkan kepada kebaikan, kebermanfaatan, dan kemenangan.

Kita membutuhkan keteladanan dari seorang pemimpin, bukan yang bermain-main di ranah teori yang tidak dapat diimplementasikan dalam kehidupan.

Kita membutuhkan keteladanan dari seorang pemimpin yang mampu menciptakan karya nyata, untuk kemajuan bangsanya.

Bangsa ini harus mulai berbenah, berbenah untuk lepas dari penjajahan hutang luar negeri yang membuatnya malu menegakkan kepala dihadapan bagsa lain.

Dan, bangsa ini harus mulai Berkarya nyata tanpa ditunggangi kepentingan asing. Karena, bagaimana mungkin kita akan sampai pada adil dan makmur jika ternyata kita tidak berdaulat di atas tanah milik leluhur kita sendiri.

Apresiasi, Piye Kabare, Tokoh

Grand Opening Goro, Tommy Soeharto : Goro Bertekad Menggiatkan Kembali Prinsip Ekonomi Kerakyatan

SOEHARTONESIA.COM

Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra, akrab disapa Tommy Soeharto, pada acara Grand Opening Goro Super Grosir Cibubur (Minggu 7 April 2019) menjelaskan, “Goro Super Grosir memiliki target serta berpotensi untuk melebarkan sayapnya ke seluruh Indonesia.”

Dihadapan awak media, komisaris utama yang juga Ketua Umum Partai Berkarya itu merincikan, “Hingga akhir tahun 2019 ini, diperkirakan sudah lebih dari 6 stores dibuka, dan ditargetkan warung Goro akan ada di setiap desa.

Hal tersebut tidak lepas dari tekad Goro untuk menggiatkan kembali prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan, sehingga target yang dicanangkan adalah bagaimana Goro dapat menjangkau masyarakat hingga lapisan paling bawah.”

Menurutnya, hingga kini perkembangan Goro sangat menggembirakan, tidak hanya di Cibubur, Goro juga telah dibuka di Bandung, Surabaya, Wonosobo dan Papua,” ungkapnya.

Tommy Soharto juga menambahkan, selain Goro Super Grosir, Goro juga telah membuka e -Warung Goro yang telah dibuka di 69 lokasi tersebar di wilayah Jawa timur, Jawa barat dan Jawa tengah.
Selain itu, Goro Super Grosir di bawah bendera PT Berkarya Makmur Sejahtera itu pada tahun ini menargetkan ekspansi dengan membuka enam gerai baru.

Ia juga menambahkan, “ke depan setiap satu provinsi akan memiliki satu toko Goro sendiri dan setiap kecamatan satu Goro Kemitraan, serta sampai ke desa-desa.

“Pada prinsipnya Tujuan utama pendirian Goro (Gotong Royong) adalah untuk memotong mata rantai perdagangan antara produsen dan konsumen, dan dari situlah akan dibangun ekosistem yang lebih baik serta saling menguntungkan, sehingga produsen akan mendapat harga yang lebih tinggi dan tentunya konsumen juga akan mendapatkan harga yang lebih murah, karena memang dapat dikatakan barang langsung dari produsennya,” ujar Tommy Soeharto menjawab pertanyaan wartawan.

Tommy melanjutkan, kedepannya untuk proses transaksi jual beli, Goro Super Grosir juga akan menerapkan penggunaan teknologi pembelian secara online, dan penerapan teknologi secara maksimal, sehingga nanti sifatnya cashless dan paperless (full system, ful ERP), dan tentunya dengan langkah tersebut akan menjadikan Goro lebih baik lagi,” tegasnya. (Red)

Apresiasi, Berkarya, Tokoh, Ulasan

Kampanye Akbar Prabowo – Sandi, Tommy Soeharto : Menuju Indonesia Berdaulat, Adil Dan Makmur

Assalamualaikum Wr Wb

Salam Sejahtera Untuk Semua

Saya Ketua Umum Partai Berkarya pada kesempatan Ini mengajak seluruh masyarakat yang menginginkan perubahan menuju Indonesia Berdaulat , Adil  dan Makmur untuk turut serta menghadiri Kampanye Akbar pasangan Prabowo – Sandi

Pada hari Minggu Tanggal 7 April 2019 di Glora Bung Karno

Insya Allah, Kampanye Akbar yang dimulai dengan Sholat Subuh berjaamaah serta Doa Bersama untuk bangsa akan membawa keberkahan bagi bangsa ini.

Mari kita bersama mengetuk pintu langit , menengadahkan tangan,
memanjatkan doa pada Illahi Rabbi untuk Pemilu yang damai, demi Indonesia yang lebih baik .

Wassalamualaikun Wr.Wb

Salam Berkarya
Hutomo Mandala Putra

Soehartonesia.id

Berkarya, Politik, Tokoh, Ulasan

Mengenal Muhammad Abubakar Maulana, SE. Caleg Muda Partai Berkarya

SOEHARTONESIA.ID,-  Kaum Milenial merupakan jumlah pemilih terbesar pada pemilu 2019 ini, tentunya setiap partai politik berkepentingan untuk dapat menarik simpati mereka, dan salah satu cara untuk mendapat perhatian calon pemilih muda itu dengan adalah dengan menempatkan kader muda terbaiknya untuk terjun mencalonkan diri sebagai anggota legeslatif.

Hutomo Mandala Putra, Ketua Umum Partai Berkarya pada satu kesempatan mengatakan : “Tentunya berdasarkan berbagai latar lelakang pertimbangan, partai Berkarya berharap dengan masuknya pemuda sebagai legislator, maka akan membawa era baru dalam perpolitik di tanah air, menghadirkan kesegaran yang baru, lebih agresif dan tentunya anak muda akan lebih dapat mahami aspirasi golongan milenial tersebut.”

Sejalan dengan apa yang dikatakan ketua umum partai Berkarya itu, menurut Muhammad Abu Bakar Maulana, S.E, Caleg muda Partai Berkarya untuk di dapil XI DKI saat ditemui di kediamnanya

“Anak muda harus terus di-rangsang untuk berpolitik, masuk dalam partai politik agar tidak hanya mampu mengkritisi dari luar sistem, tapi punya tanggung jawab untuk terlibat langsung, ujar putra dari pasangan Sidik bin Arsudin dan Hj. Waznah binti KH. Abdullah Bin Iweng. Cucu dari Ulama Pedongkelan, Cengkareng itu.

“Mau tidak mau suka tidak suka, keterlibatan anak muda yang cenderung idealis sangat dibutuhkan di dunia politik,” tukas putra dari pemegang kitab Pakem Banten itu menambahakan.

Muhammad Abu Bakar Maulana atau akrab di-sapa dengan panggilan Alan, menghabiskan masa kecil di Pedongkelan, Cengkareng Jakarta Barat. Dibesarkan dalam tradisi keluarga Santri dari Ibunya yang masih Keturunan Jid Doel / KH. Abdul Ghoni Bin KH. M. Zein Bin Muqri Bin Sama’un Basmol, Kembangan Jakarta Barat, dan sejak kecil belajar ilmu Agama Islam, Serta di- didik Jawara oleh Ayahnya.

Caleg Muda Berkarya Dapil DKI IX yang sudah mulai aktif di berbagai organisasi sejak dibangku sekolah itu menegaskan bahwa dirinya bukan mendadak Caleg, pada pertengahan tahun 2017 Ia Ikut Mendirikan Partai Berkarya tingkat Provinsi DKI Jakarta dan pada tahun 2018 Ia menjabat Sebagai Ketua Bidang DPW DKI Jakarta.

“Alhamdulilah, walaupun berbagai kesibukan organisasi, di tahun yang sama saya tetap berupaya untuk melanjutkan study S2, dan keputusan saya untuk turut mencalonkan diri sebagai anggota DPR-D DKI adalah tekad Jihad Konstitusi yang ingin saya perjuangkan demi tercapainya warga yang Religius dan Bersolusi, ujar Mahasiswa yang mendapat Peringkat 1, Calon mahasiswa terbaik di Universitas Al Azhar Indonesia Jurusan Megister Ilmu Hukum itu.

Calon Legislatif DPRD Provinsi DKI Jakarta di Dapil IX : Kec.
Cengkareng, Kalideres dan Tambora yang di Internal Partai Berkarya dipercaya sebagai Wakil Sekretaris dalam Tim Pemenang Partai Berkarya DPW DKI Jakarta itu saat ini juga terlibat menjadi Pengurus Badan Pemenangan Provinsi (BPP) di DKI Jakarta untuk pasangan Prabowo-Sandi.

Caleg muda paryai Berkarya yang juga Cucu dari KH. Syarifuddin Abdul Ghoni Lc, M.A tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Umum MUI DKI 2013-2018 dan saat ini menjabat sebagai Rais PBNU 2015 – 2020, Ia mengatakan akan konsen pada permasalahan penyediaan pekerjaan yang berkelanjutan, Penataan Kota Jakarta yang Berbudaya, Strategis dan berazaz Kekeluargaan.

Selain itu menurutnya, Perawatan kesehatan yang layak , pengangkatan Guru Honorer, mensejahterakan Guru Pesantren serta Pendidikan berkualitas yang Gratis Hingga Sarjana, membinaan serta mendukung kegiatan positif di kalangan Generasi Muda dan Melestarikan serta
Mengembangkan Budaya Jakarta adalah tujuan yang akan diperjuangkannya (red)