Berkarya, Politik

Partai Berkarya Kuningkan Tolikara, Papua

SOEHARTONESIA.ID

Kampanye Partai Berkarya di Kab.Tolikara Kota Karubaga, bertempat di lapangan Merah Putih Karubaga, berjalan sukses dan dihadiri ribuan masyarakat.

Kegiatan kampanye politik partai dan para Caleg Partai Berkarya tersebut dibuka dengan prosesi Sorak – sorakan adat dari para Pendukung calon yang kemudian dilanjutkan sambutan dari Pengurus Partai Berkarya, Serta orasi dari masing-masing calon legeslatif dari Partai Berkarya.

“Dengan hadirnya Partai Berkarya di Papua tentunya akan memberikan satu trobosan pembangunan yang lebih baik dari sebelum-nya, terutama disektor pembangunan berlandaskan ekonomi kerakyatan,” ujer Hutomo Mandala Putra, Ketua Umum Partai Berkarya saat ditemui tempat terpisah (Rabu 10 April 2019 )

Putra Mantan Presiden Soeharto itu dalam keterangannya menambahakan, bahwa “Partai Berkarya Bertekad fokus pada pengembangan ekonomi kerakyatan, khususnya di Papua konsep ekonomi kerakyatan harus berkembang menjadi program nyata, karena untuk mencapai kedalutan ekonomi maka mutlak yang harus dilakukan adalah melaksanakan dengan konsekwen program ekonomi yang berbasis ; dari, oleh, dan untuk rakyat.”

Sebagai percontohan, Partai Berkarya juga telah mengambangkan Peternakan Terpadu di Sentani, Jayapura ; yakni peternakan moderen yang berbasis teknologi mandiri energi, energi yang dihasilkan dari pemerosesan kotoran ternak yang kemudian dijadikan biogas sehingga dapat digunakan untuk penerangan dan kebutuhan memasak, selain itu, urine ternak juga diproses menjadi pestisida alami dan ampasnya dapat dijadikan pupuk untuk pertanian,” ujar Tommy Soeharto.

Ia menambahkan, “sebab, sektor pertanian dan peternakan itu adalah bagian terbesar penopang ekonomi masyarakat, namun faktanya, pengembangan teknologi pertanian dan peternakan kita justru kalah dengan negara-negara tetangga, tentunya hal itu lah yang harus dibenahi untuk mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di Papua dan secara nasional pada umumnya, karena dengan mengembangkan sektor tersebut, maka secara otomatis juga berdampak besar bagi tumbuhnya sektor-sektor lain sehingga tentunya akan berdampak juga pada pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (F,Wid)

Apresiasi, Berkarya, Piye Kabare

Relawan PADI Berkarya Solo, TotalFootbal Menangkan Prabowo – Sandi

SOEAHARTONESIA.ID

Bendera Relawan Padi Berkarya berkibar bersama bendera-bendera partai dan bendera relawan pendukung pasangan capres 02 Prabowo-Sandi di kota Solo (Rabu 10 April 2019 ). Satu lagi organisasi relawan Partai Berkarya terbentuk di Solo.

Genap 10 hari terbentuk, Relawan PADI Berkarya bertekad All Out untuk memenangkan pasangan Prabowo – Sandi pada pilpres 2019 serta mensukseskan Partai Berkarya untuk mendapat kursi maksimal di parlemen.

Relawan PADI Berkarya Solo terbentuk atas prakarsa Iwan HMS.  Iwan pendiri dan sekaligus motor penggerak Relawan PADI Berkarya ini juga merupakan penggerak  HMS 1921 yang dikenal sebagai masyarakat pancinta presiden Indonesia ke -2 , HM.Soeharto.

Tercatat, Iwan HMS juga termasuk penggerak Partai Berkarya Di Solo Raya pada awal – awal terbentuknya Partai Berkarya yang meliputi ; kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Boyolali.

Walaupun kini tidak lagi menjadi pengurus di struktural partai, Iwan HMS tetaplah komitmen ingin membesarkan Partai Berkarya yang dalam platform nya mengedepankan konsep trilogi pembangunan itu.

Sebagai aktivis berlatar belakang organisatoris, Iwan banyak berhubungan dengan berbagai aktivis lintas organisasi, salah satunya dengan Ika Purusatama Indrajaya, wakil Sekjen DPP Forum Bela Negara RI yang juga Caleg DPRD dari Partai Berkarya untuk daerah pemilihan Kabupaten Sukoharjo. Bersama Ibrahim Wahyu, Iwan dan Ika Pratama, Iwan
membentuk organisasi Relawan PADI Berkarya.

Pada acara kampanya Prabowo Sandi di Lapangan Sriwedari, Solo, Relawan PADI Berkarya bersama masyarakat dan relawan Relawan lain, menghadiri dan memeriahkan Kampanye Akbar pasangan 02 Prabowo-Sandi, yang juga di hadiri Banyak Tokoh Ulama dan Tokoh Nasional lainnya itu.

Iwan HMS1921 http://Lihat #2019PrabowoPresiden (@masiwan_saja): https://twitter.com/masiwan_saja?s=09

Opini, Politik, Tokoh

Raslinna Rasidin : Survei Internal Partai Berkarya Menunjukan Trend Positif

SOEHARTONESIA.ID

Banyak kalangan Artis yang pada pemilu 2019 ini terjun berlaga untuk

memperebutkan kursi parlemen, Salah satunya Raslinna Rasidin. Artis yang juga satu-satunya duta kemanusiaan Indonesia yang pernah diundang untuk berbicara di depan forum PBB di AS terkait kasus-kasus Human Trafikking itu maju sebagai kandidat Calon Legeslatif (DPR-RI) melalui partai Berkarya, partai besutan Hutomo Mandala Putra atau yang akrab disapa Tommy Soeharto, putra mantan presiden RI Ke – 2 .

Jamak kita ketahui bahwa Faktor popularitas dan finansial dikatakan dapat mendongkak elektoral partai agar selamat dari penerapan ambang batas parlemen pada pemilu 2019 ini, sehingga kemudian banyak partai politik menggunakan Calon Anggota Legislatif (Caleg) artis sebagai kader mereka untuk mendongkrak suara partai demi lolos Parliamentary Threshold (PT) 4%.

“Parpol merekrut artis untuk mendongkrak elektabilitas partai politik, itu sah saja, dalam undang-undang telah jelas bahwa setiap warga negara berhak memilih dan untuk dipilih, termasuk untuk profesi artis,” ia, Raslinna, menambahkan ; selain itu di kalangan artis banyak sekali yang punya kapasitas bagus, kredibel, dan berintegritas.”

“Namun tentunya tidak hanya dengan mengandalkan populeritas itu saja, dalam politik tentunya ada kerja-kerja yang berbeda dengan profesi artis, perlu kerja-kerja politik basis elektoral serta kerja-kerja politik yang menghasilkan elektabilitas, seperti terjun langsung dalam kegiatan-kegiatan sosial.

“Contohnya Kami, di Partai Berkarya, kami lebih mengedepankan kerja dan karya, kebetulan saya juga termasuk penggiat UMKM yang sudah berkecimpung lebih dari 10 tahun sebagai konsultan berbagai instansi pemerintah terkait UMKM dan itu sejalan dengan konsep ekonomi kerakyatan yang diusung partai,” ujar Raslina menambahkan.

Disinggung mengenai Partai Berkarya yang diprediksi oleh beberapa lembaga survei tidak lolos ambang batas parlemen PT4 persen, Raslina mengatakan yang menentukan lolos tidaknya partai bukan lembaga survei, tetapi pemilih.”

Ia menambahkan, partai, kader dan para Caleg partai Berkarya telah menunjukkan hal positip dengan berbagai kegiatan-kegiatan terjun ke masyarakat, dan masyarakat tentunya menilai positip.”

“Selain itu, tentunya kami juga memiliki hasil survei internal sebagai acuan, dan sejauh ini, jelang 17 April, hasil survei internal kami, baik itu survei berbasis analisa digital maupun survei yang dilakukan langsung di lapangan khususnya untuk partai Berkarya, semakin menunjukan hasil yang positip,” tutup Raslinna. (Red)

Apresiasi, Opini, Tokoh, Ulasan

Maka, Bersiaplah

SOEHARTONESIA.ID

Oleh : Hutomo Mandala Putra
Ketua Umum Partai Berkarya

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, dengan rakyat yang siap berjuang di garda-garda terdepan, dan hal itu bukan cerita dongeng belaka.

Tercatat dengan tinta emas sejarah, bangsa kita pernah mebuktikan dengan merebut kemerdekaannya serta mengisi kemerdekaan itu dengan pembangunan yang berdaulat dan berkeadilan.

Bangsa kita pernah sampai pada masa gemilang, dari sebuah bangsa yang mengalami kesulitan pangan, kita dapat membalik keadaan hingga pada satu masa petani kita mampu menyumbang 100 ribu ton beras untuk menyelamatkan satu belahan dunia yang terancam kelaparan.

Dan, kini kita hanya bisa mengenangnya, tanpa mampu mengulanginya.

Sejatinya tidak ada yang berubah. Bangsa ini masih bangsa yang sama. Bangsa yang senantiasa menjunjung tinggi ke-Indonesiaannya. Bangsa yang telah bersepakat menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah kehidupan berbagsanya.

Kita hanya kehilangan figur. Kita kehilangan panutan. Kita kehilangan figur pemimpin, pemimpin yang membuat semua terpanggil untuk turun tangan, Berkarya bersama meraih cita-cita.

Kita kehilangan pemimpin yang kata-kata dan perbuatannya menjadi pesan yang solid.
Kita kehilangan figur pemimpin yang sikap, perbuatan, dan perilakunya lebih mendahului ucapannya.

Karena seberapa agung dan besarnya sebuah bangsa, Keteladanan itu akan selalu dibutuhkan. Karena, konsep pemahaman manusia membutuhkan penyampaian kebenaran yang baik ; bahwa kebenaran yang akan menghantarkan kepada kebaikan, kebermanfaatan, dan kemenangan.

Kita membutuhkan keteladanan dari seorang pemimpin, bukan yang bermain-main di ranah teori yang tidak dapat diimplementasikan dalam kehidupan.

Kita membutuhkan keteladanan dari seorang pemimpin yang mampu menciptakan karya nyata, untuk kemajuan bangsanya.

Bangsa ini harus mulai berbenah, berbenah untuk lepas dari penjajahan hutang luar negeri yang membuatnya malu menegakkan kepala dihadapan bagsa lain.

Dan, bangsa ini harus mulai Berkarya nyata tanpa ditunggangi kepentingan asing. Karena, bagaimana mungkin kita akan sampai pada adil dan makmur jika ternyata kita tidak berdaulat di atas tanah milik leluhur kita sendiri.

Apresiasi, Piye Kabare, Tokoh

Grand Opening Goro, Tommy Soeharto : Goro Bertekad Menggiatkan Kembali Prinsip Ekonomi Kerakyatan

SOEHARTONESIA.COM

Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Hutomo Mandala Putra, akrab disapa Tommy Soeharto, pada acara Grand Opening Goro Super Grosir Cibubur (Minggu 7 April 2019) menjelaskan, “Goro Super Grosir memiliki target serta berpotensi untuk melebarkan sayapnya ke seluruh Indonesia.”

Dihadapan awak media, komisaris utama yang juga Ketua Umum Partai Berkarya itu merincikan, “Hingga akhir tahun 2019 ini, diperkirakan sudah lebih dari 6 stores dibuka, dan ditargetkan warung Goro akan ada di setiap desa.

Hal tersebut tidak lepas dari tekad Goro untuk menggiatkan kembali prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan, sehingga target yang dicanangkan adalah bagaimana Goro dapat menjangkau masyarakat hingga lapisan paling bawah.”

Menurutnya, hingga kini perkembangan Goro sangat menggembirakan, tidak hanya di Cibubur, Goro juga telah dibuka di Bandung, Surabaya, Wonosobo dan Papua,” ungkapnya.

Tommy Soharto juga menambahkan, selain Goro Super Grosir, Goro juga telah membuka e -Warung Goro yang telah dibuka di 69 lokasi tersebar di wilayah Jawa timur, Jawa barat dan Jawa tengah.
Selain itu, Goro Super Grosir di bawah bendera PT Berkarya Makmur Sejahtera itu pada tahun ini menargetkan ekspansi dengan membuka enam gerai baru.

Ia juga menambahkan, “ke depan setiap satu provinsi akan memiliki satu toko Goro sendiri dan setiap kecamatan satu Goro Kemitraan, serta sampai ke desa-desa.

“Pada prinsipnya Tujuan utama pendirian Goro (Gotong Royong) adalah untuk memotong mata rantai perdagangan antara produsen dan konsumen, dan dari situlah akan dibangun ekosistem yang lebih baik serta saling menguntungkan, sehingga produsen akan mendapat harga yang lebih tinggi dan tentunya konsumen juga akan mendapatkan harga yang lebih murah, karena memang dapat dikatakan barang langsung dari produsennya,” ujar Tommy Soeharto menjawab pertanyaan wartawan.

Tommy melanjutkan, kedepannya untuk proses transaksi jual beli, Goro Super Grosir juga akan menerapkan penggunaan teknologi pembelian secara online, dan penerapan teknologi secara maksimal, sehingga nanti sifatnya cashless dan paperless (full system, ful ERP), dan tentunya dengan langkah tersebut akan menjadikan Goro lebih baik lagi,” tegasnya. (Red)